Skip to main content

Bila Harus Memilih



Assalamualaikum people
1. Taken from here

Jika kita mempunyai kecenderungan untuk memilih salah satunya, maka itu merupakan isyarat kuat daripada Allah. Pilihlah dulu terimalah seadanya, kemudian solatlah istikharah dan ketika itu pohonlah kepada Allah Taala moga pilihan kita tersebut tepat dan terbaik yang boleh membawa kebaikan dunia dan akhirat. Hal ini diperjelaskan oleh Nabi Muhammad s.a.w. dalam sebuah doa yang bermaksud:

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahawa pekerjaan ini, baik bagi agama dan kehidupanku dan hari kemudianku, maka berikanlah ia kepadaku, dan mudahkanlah ia bagiku, dan berkatilah ia kepadaku. Jika Engkau mengetahui bahawa pekerjaan ini buruk bagiku, buruk bagi agamaku, penghidupanku dan hari kemudianku, maka jauhkanlah aku daripadanya, dan berikanlah bagiku kebaikan di mana pun juga adanya, kemudian jadikanlah aku orang yang redha dengan pemberian itu. - (Riwayat Bukhari)


2. Taken from here

Apa yg diajar kepada kita oleh Nabi saw cara mengerjakan solat istikharah ada cara terbaik sebagaimana yang datang dalam hadis2 yang soheh dan baginda tidak menyuruh melakukan seperti tersebut.

Lakukanlah solat seperti biasa dua rakaat dan selepas salam berdoa kepada Allah dengan doa yang diajar oleh baginda saw yaitu :

"Ya Allah, aku memohon petunjuk daripadaMu dengan ilmuMu dan aku memohon ketentuan daripadaMu dengan kekuasaanMu dan aku memohon daripadaMu akan limpah kurniaanMu yang besar. Sesungguhnya Engkau Maha Berkuasa sedangkan aku tidak berkuasa dan Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui dan Engkaulah Yang Maha Mengetahu segala perkara yang ghaib. Ya Allah, seandainya Engkau mengetahui bahawasanya urusan ini (sebutkan...) adalah bagiku pada agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku sama ada cepat atau lambat, takdirkanlah ia bagiku dan permudahkanlah serta berkatlah bagiku padanya dan seandainya Engkau mengetahui bahawa urusan ini mendatangkan keburukan bagiku pada agamaku, kehidupanku dan kesudahan urusanku sama ada cepat atau lambat, maka jauhkanlah aku daripadanya dan takdirkanlah kebaikan untukku dalam sebarang keadaan sekalipun kemudian redhailah aku dengannya."

Comments

Popular posts from this blog

Sedih

Assalamualaikum people Yes, as the entry said, I am terrified. My parents, my sister and I went to Hospital Sultanah Aminah today to visit my aunt, Fu Saleha. And to tell you the truth, I did not even know why she was there All I know was, the pain was something to do with her ulcer in the stomach She collapsed and admitted to ICU yesterday and Alhamdulillah she was moved to normal ward today Looking her lying lethargically, with all her children (except one,Amri, who was on his way all the way from London) around her, most of them with red and teary eye, was just a heartache. And for the first time in my life, I saw my uncle hugged my dad, tightly and cried on my dad's shoulder. It was like I was watching another soap drama. And the only major difference was, it happened to people I know I was bitting my lips, trying hard to hold back the tears أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ , وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي , لا شِفَاءَ إِلا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لا يُغَادِرُ سَقَمًا “Ambillah penyakit Ya...

Cikgu Elun?

Assalamualaikum The kid:what is rumah panjang, kak elun? Me: err..its like a row of houses..long houses..where more than 40 families live under the same roof..but then they have divider for each house..we can find it in Sabah or Sarawak, but not in Semenanjung The kid: What is Sabah, kak elun? *cane nk jawab ek* Me:err..its ok..one day, I will bring the Malaysia map and we will learn some places in Malaysia, ok? Well, that was part of the conversation we had today. I have to teach Bahasa Melayu to this eight year old kid. I would say his mother tongue is New Zealand English because he was born here, in Kiwi land. Since then, he went back to Malaysia just for a few times. So, it is understandable if he could not speak malay as the other malay kids at his age.Its quite fun though, because usually you learn english and have to translate it to malay in order to make you understand. But, in this situation, I have to translate the Malay word to the English word. Its like the other way around...

5 things I do remember about my past Ramadhans

Assalamualaikum people Ramadhan 1425 @ October 2005 1. The kind hearted mix Maori-Pakeha makcik Dewan Makan would make my food ready for both breaking fast and sahur. 2. Sometimes, Kak Lane would fetch me at hostel and she would cook great dishes and we ate together with Syed as well 3. If there was no invitation from Kak Lane, Syed, Abg Ziad or Kak Pica, yes, I would sahur, buka puasa and terawih alone..yes people, alone, in Room 48 of Moginie Hall 4. I hardly cried because I was counting days to go home on the 5 th of Syawal, right after my final exams. Yes, we did have exams on Hari Raya Pertama. 5. It was hard and quite challenging as people around you did not fast. Not many Moslems around, Malaysians laaaagi la takde. But, Alhamdulillah, it was such a beautiful memory and hey, I did survived! Ramadhan 1426 @ October 2006 1. I was not alone anymore!!! There were 8 of us berbuka puasa bersama –...